Tugas Vclass Testing 2 kelompok 1 (Analisis Kinerja Sistem)
Kapan dan
berikan contoh melakukan Bottom-up Test ?
Memulai
konstruksi dan pengujian dengan modul atomic (modul pada tingkat paling rendah
pada struktur program). Karena modul diintegrasikan dari bawah ke atas, maka
pemrosesan yang diperlukan untuk modul subordinate ke suatu tuingkat yang
diberikan akan selalu tersedia dan kebutuhan akan stub dapat dieliminasi.
Strategi integrasi bottom-up dapat diimplementasi dengan langkah-langkah:
·
modul tingkat rendah
digabung ke dalam cluster (build) yang melakukan subfungsi perangkat lunak
spesifik.
·
Driver (program control
untuk pengujian) ditulis untuk mengkoordinasi input dan output test case
·
cluster diuji
·
driver diganti dan
cluster digabungkan dengan menggerakkannya ke atas di dalam struktur program.
Contoh
:
Pendekatan
top-down mungkin digunakan untuk menemukan sektor-sektor unggulan, kemudian
untuk memilih saham-saham dalam sektor-sektor tersebut digunakan pendekatan
bottom-up agar manajer investasi dapat menemukan saham-saham yang memiliki
fundamental yang bagus dan valuasinya masih murah.
Sebaliknya,
manajer investasi juga dapat memulai proses pemilihan saham dengan pendekatan
bottom-up jika ia memang sudah memiliki sekumpulan saham yang ia nilai
berpotensi. Dalam hal ini pendekatan bottom-up memungkinkannya untuk mencari manakah
emiten yang paling atraktif - memiliki potensi terbesar untuk meraih
pertumbuhan laba yang tinggi dalam beberapa tahun ke depan. Begitu emiten
pilihan ditemukan, barulah manajer investasi mengaplikasikan pendekatan
top-down untuk menentukan apakah emiten tersebut benar-benar diuntungkan dengan
kondisi makroekonomi tertentu.

0 comments:
Post a Comment