Sunday, November 25, 2018

AUDIT SISTEM INFORMASI (Kelompok 1)


AUDIT SISTEM INFORMASI
Aplikasi Penjualan Tunai Pada PT AJ

Audi Muhamad (11115128)
Alia Nur Afni (10115533)
Aldwin Eka Setyanda (10115480)
Nita Anggraeni (15115084)


      I.        Objek Audit
Aplikasi penjualan tunai PT AJ
    II.        Tujuan Audit
Tujuan audit sistem informasi penjualan tunai:
1.    Mengidentifikasi permasalahan yang terjadi pada sistem informasi penjualan tunai
2.    Memastikan bahwa sistem penjualan  menghasilkan output sesuai dengan input sehingga menjamin keakuratan data pada sistem aplikasinya
3.    Mengevaluasi kelemahan-kelemahan yang mungkin ditemukan di dalam sistem pengendalian internal
4.    Memberikan rekomendasi untuk memperbaiki kelemahan dan permasalahan yang terjadi pada sistem aplikasi penjualan tunai pada perusahaan
   III.        Metode Audit
Metode yang digunakan yaitu Audit Around the Computer
  IV.        Metode Penelitian
Metode penelitian yang digunakan dalam perusahaan ini:
1.    Studi kepustakaan
2.    Studi lapangan (wawancara, observasi dan dokumentasi)
    V.        Rencana Kerja Audit
Rencana kerja audit, yaitu:
1.    Menentukan ruang lingkup audit sistem informasi penjualan tunai
2.    Persiapan audit di lapangan dengan memperkenalkan diri dan memberitahukan maksud serta tujuan kedatangan kepada Manager Operasional perusahaan
3.    Membuat kuisioner sesuai dengan ruang lingkup
  VI.        Instrumen Audit dan Penggunaan
Instrumen pengumpulan bukti audit. Bukti-bukti audit diperoleh dari manajer dan karyawan yang berkepentingan dalam sistem informasi penjualan tunai. Pengumpulan bukti dilakukan dengan berbagai cara, yaitu:
1.    Kuesioner, dibuatkan kuesioner dalam bentuk check list yang berisi daftar pertanyaan tentang Pengendalian Umum dan Pengendalian Aplikasi tentang sistem yang sedang berjalan. Kuesioner ini diisi oleh manajer dan karyawan yang berwenang.
2.    Wawancara, dilakukan wawancara secara langsung terhadap manajer dan karyawan yang bersangkutan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan mengenai gambaran secara rinci siklus penjualan tunai, bagaimana prosedur dan sistem informasi yang sedang berjalan serta memberikan pertanyaan tentang pengendalian umum dan pengendalian aplikasi yang berjalan di perusahaan.
3.    Observasi (pengamatan), dilakukannya observasi untuk mengetahui gambaran umum perusahaan, pengamatan terhadap sistem informasi penjualan tunai yang sedang berjalan pada karyawan yang berwenang. Dengan dilakukan pengamatan ini, dapat diketahui apakah prosedur dan sistem pengendalian internal sudah diterapkan dengan baik oleh karyawan yang berwenang.
 VII.        Laporan Audit
1.    Internal Control
a.    Pengendalian sistem dilakukan secara berkala.
b.    Sistem yang berjalan saat ini cukup membantu proses penjualan tunai.
c.    Sistem yangberjalan sudah dilakukan menurut standar perusahaan.
d.    Preventive control dilakukan jika sistem terjadi masalah dan tindakan secara tepat
2.    Operational Control
a.    Operational control yang berjalan di perusahaan masih kurang baik disebabkan pengawasan atas otorisasi sistem aplikasi yang digunakan masih kurang.
b.    Setiap karyawan harus terlebih dahulu absen pada mesin absen yang sudah disiapkan sebelum masuk kantor.
c.    Setiap karyawan mempunyai tanda pengenal tertera pada kiri baju.
d.    Pembagian tugas sesuai dengan bidang masing-masing karyawan.
e.    Tata letak ruang dan komputer sudah baik dan strategis.
f.     Evaluasi kinerja karyawan dilakukan dalam periode tertentu.
3.    Security Control
a.    Setiap karyawan harus memasukan user id sebelum menjalankan aplikasi.
b.    Program aplikasi yang dijalankan menggunakan Program Trading & Distribution System version 2.0.
c.    Hanya karyawan tertentu yang dapat mengakses aplikasi yang digunakan.
d.    Masih terdapat kekurangan dalam pengamanan sistem aplikasinya, yaitu tidak adanya firewall.
e.    Aplikasi sistem masih sederhana digunakan dan mudah bagi karyawan dalam menjalankan sistem tersebut.
f.     Tidak ada karyawan khusus yang dapat langsung memperbaiki error di program sistem bila terjadi (tidak ada karyawan IT).
g.    Peng-update-an data tidak sering dilakukan oleh user karena kurangnya pengawasan dari atasan.
4.    Input Control
a.    Peng-input-an data dilakukan menggunakan keyboarding oleh user.
b.    Untuk meng-input data, dibutuhkan dokumen sumber yang akan disimpan dalam suatu database.
c.    Dalam meng-input data sering terjadi double input karena kelalaian user dan kurangnya pengawasan dari atasan yang bersangkutan.
d.    Pembagian tugas sesuai dengan bidang masing-masing karyawan.
5.    Output Control
a.    Output sudah didistribusikan dengan baik kepada mereka yang berhak menerima.
b.    Pendistribusian output telah dilakukan secara tepat waktu sehingga data dapat tersedia pada saat dibutuhkan.
c.    Terdapat pemeriksaan output sebelum barang dikirim kepada pelanggan.
d.    Terdapat rangkap output sebagai bukti bahwa barang terkirim dan sudah dibayar.
6.    Application Control
a.    Software aplikasi yang digunakan mudah dalam penggunaanya.
b.    Software aplikasi juga mendukung dalam pembuatan aplikasi yang lain.
c.    Software aplikasi dapat di-update jika diperlukan versi yang terbaru.
d.    Software aplikasi pada tampilan menu yang belum bisa digunakan, sebaiknya di-update atau bila tidak diperlukan dihilangkan.

Sumber : http://msi.binus.ac.id/files/2013/05/0302-07-KA-Evy-Herawati-Audit-SI-Aplikasi-Penjualan.pdf

Popular Posts

Blogger templates

Powered by Blogger.

Blogger templates