AUDIT SISTEM INFORMASI (Kelompok 1)
AUDIT
SISTEM INFORMASI
Aplikasi
Penjualan Tunai Pada PT AJ
Audi Muhamad (11115128)
Alia Nur Afni (10115533)
Aldwin Eka Setyanda (10115480)
Nita Anggraeni (15115084)
Alia Nur Afni (10115533)
Aldwin Eka Setyanda (10115480)
Nita Anggraeni (15115084)
I.
Objek
Audit
Aplikasi penjualan tunai PT
AJ
II.
Tujuan
Audit
Tujuan audit sistem
informasi penjualan tunai:
1.
Mengidentifikasi
permasalahan yang terjadi pada sistem informasi penjualan tunai
2.
Memastikan
bahwa sistem penjualan menghasilkan
output sesuai dengan input sehingga menjamin keakuratan data pada sistem
aplikasinya
3.
Mengevaluasi
kelemahan-kelemahan yang mungkin ditemukan di dalam sistem pengendalian
internal
4.
Memberikan
rekomendasi untuk memperbaiki kelemahan dan permasalahan yang terjadi pada
sistem aplikasi penjualan tunai pada perusahaan
III.
Metode
Audit
Metode yang digunakan yaitu
Audit Around the Computer
IV.
Metode
Penelitian
Metode penelitian yang
digunakan dalam perusahaan ini:
1.
Studi
kepustakaan
2.
Studi
lapangan (wawancara, observasi dan dokumentasi)
V.
Rencana
Kerja Audit
Rencana kerja audit, yaitu:
1.
Menentukan
ruang lingkup audit sistem informasi penjualan tunai
2.
Persiapan
audit di lapangan dengan memperkenalkan diri dan memberitahukan maksud serta
tujuan kedatangan kepada Manager Operasional perusahaan
3.
Membuat
kuisioner sesuai dengan ruang lingkup
VI.
Instrumen
Audit dan Penggunaan
Instrumen pengumpulan bukti
audit. Bukti-bukti audit diperoleh dari manajer dan karyawan yang
berkepentingan dalam sistem informasi penjualan tunai. Pengumpulan bukti
dilakukan dengan berbagai cara, yaitu:
1.
Kuesioner,
dibuatkan kuesioner dalam bentuk check list yang berisi daftar pertanyaan
tentang Pengendalian Umum dan Pengendalian Aplikasi tentang sistem yang sedang
berjalan. Kuesioner ini diisi oleh manajer dan karyawan yang berwenang.
2.
Wawancara,
dilakukan wawancara secara langsung terhadap manajer dan karyawan yang
bersangkutan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan mengenai gambaran
secara rinci siklus penjualan tunai, bagaimana prosedur dan sistem informasi
yang sedang berjalan serta memberikan pertanyaan tentang pengendalian umum dan
pengendalian aplikasi yang berjalan di perusahaan.
3.
Observasi
(pengamatan), dilakukannya observasi untuk mengetahui gambaran umum perusahaan,
pengamatan terhadap sistem informasi penjualan tunai yang sedang berjalan pada
karyawan yang berwenang. Dengan dilakukan pengamatan ini, dapat diketahui
apakah prosedur dan sistem pengendalian internal sudah diterapkan dengan baik
oleh karyawan yang berwenang.
VII.
Laporan
Audit
1.
Internal
Control
a.
Pengendalian
sistem dilakukan secara berkala.
b.
Sistem
yang berjalan saat ini cukup membantu proses penjualan tunai.
c.
Sistem
yangberjalan sudah dilakukan menurut standar perusahaan.
d.
Preventive
control dilakukan jika sistem terjadi masalah dan tindakan secara tepat
2.
Operational
Control
a.
Operational
control yang berjalan di perusahaan masih kurang baik disebabkan pengawasan
atas otorisasi sistem aplikasi yang digunakan masih kurang.
b.
Setiap
karyawan harus terlebih dahulu absen pada mesin absen yang sudah disiapkan
sebelum masuk kantor.
c.
Setiap
karyawan mempunyai tanda pengenal tertera pada kiri baju.
d.
Pembagian
tugas sesuai dengan bidang masing-masing karyawan.
e.
Tata
letak ruang dan komputer sudah baik dan strategis.
f.
Evaluasi
kinerja karyawan dilakukan dalam periode tertentu.
3.
Security
Control
a.
Setiap
karyawan harus memasukan user id sebelum menjalankan aplikasi.
b.
Program
aplikasi yang dijalankan menggunakan Program Trading & Distribution System
version 2.0.
c.
Hanya
karyawan tertentu yang dapat mengakses aplikasi yang digunakan.
d.
Masih
terdapat kekurangan dalam pengamanan sistem aplikasinya, yaitu tidak adanya
firewall.
e.
Aplikasi
sistem masih sederhana digunakan dan mudah bagi karyawan dalam menjalankan
sistem tersebut.
f.
Tidak
ada karyawan khusus yang dapat langsung memperbaiki error di program sistem
bila terjadi (tidak ada karyawan IT).
g.
Peng-update-an
data tidak sering dilakukan oleh user karena kurangnya pengawasan dari atasan.
4.
Input
Control
a.
Peng-input-an
data dilakukan menggunakan keyboarding oleh user.
b.
Untuk
meng-input data, dibutuhkan dokumen sumber yang akan disimpan dalam suatu
database.
c.
Dalam
meng-input data sering terjadi double input karena kelalaian user dan kurangnya
pengawasan dari atasan yang bersangkutan.
d.
Pembagian
tugas sesuai dengan bidang masing-masing karyawan.
5.
Output
Control
a.
Output
sudah didistribusikan dengan baik kepada mereka yang berhak menerima.
b.
Pendistribusian
output telah dilakukan secara tepat waktu sehingga data dapat tersedia pada
saat dibutuhkan.
c.
Terdapat
pemeriksaan output sebelum barang dikirim kepada pelanggan.
d.
Terdapat
rangkap output sebagai bukti bahwa barang terkirim dan sudah dibayar.
6.
Application
Control
a.
Software
aplikasi yang digunakan mudah dalam penggunaanya.
b.
Software
aplikasi juga mendukung dalam pembuatan aplikasi yang lain.
c.
Software
aplikasi dapat di-update jika diperlukan versi yang terbaru.
d.
Software
aplikasi pada tampilan menu yang belum bisa digunakan, sebaiknya di-update atau
bila tidak diperlukan dihilangkan.
Sumber
: http://msi.binus.ac.id/files/2013/05/0302-07-KA-Evy-Herawati-Audit-SI-Aplikasi-Penjualan.pdf

0 comments:
Post a Comment